Jumlah Asupan Karbohidrat dan Lemak yang Tepat untuk Pegiat Olahraga
11 April 2018
Hidup Seimbangku
Share

Jumlah Asupan Karbohidrat dan Lemak yang Tepat untuk Pegiat Olahraga

            Sebuah penelitian menunjukan bahwa makanan yang dikonsumsi dengan komposisi 85 persen lemak, dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh lebih tinggi saat berolahraga, dibandingkan jika lebih banyak karbohidrat yang dikonsumsi.

            Lemak yang dikonsumsi sebaiknya merupakan jenis lemak tidak jenuh, yang berasal dari kacang-kacangan, alpukat dan minyak zaitun. Bukan dari lemak jenuh yang berasal dari keju, kentang goreng atau makanan olahan lainnya.

            Karbohidrat memang menjadi sumber energi yang baik saat olahraga, dalam bentuk glikogen yang akan disimpan di hati dan otot. Namun tidak bertahan lama. Sedangkan lemak, harus dipecah terlebih dahulu menjadi asam lemak sebelum diproses menjadi sumber energi.

            Proses pemecahan lemak yang memerlukan waktu cukup lama, membuatnya menjadi sumber energi yang bertahan lama. Serta, bisa menjadi cadangan tenaga ketika glikogen dari karbohidrat sudah tidak bisa menjadi sumber energi lagi.

            Perlu diingat, asupan lemak dengan komposisi sebanyak 85 persen hanya dikonsumsi beberapa saat sebelum berolahraga. Sedangkan untuk konsumsi lemak harian, Anda sebaiknya hanya mengonsumsi lemak sebanyak 20 – 30 persen dari total asupan kalori harian per makanan.

            Selain itu, untuk karbohidrat sebaiknya sebanyak 40 – 50 persen dari asupan harian. Karbohidrat tersebut bisa didapatkan dari sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan dan biji-bijian.

            Terlalu banyak mengonsumsi karbohidrat dapat berakibat timbulnya rasa malas bergerak, sehingga malah akan memicu naiknya berat badan dan beberapa risiko penyakit kronis.

            Asupan karbohidrat dan lemak yang tepat, baik beberapa saat sebelum berolahraga, maupun pada tiap waktu makan akan memberikan dampak positif bagi tubuh, seperti menambah energi, membantu menurunkan berat badan dan meningkatkan kesehatan kardiovaskular.

 

Baca juga: 6 Tips Pemulihan Kebugaran Pasca Berlari 

Tips Memilih Sepatu Hiking Untuk Pemula?