Bagaimana Menjaga Latihan Rutin Selama Ramadan
04 June 2015
Hidup Seimbangku
Share

Bagaimana Menjaga Latihan Rutin Selama Ramadan

Bulan puasa merupakan bulan yang menjadi alasan untuk banyak orang melewatkan latihan fisik karena takut kelelahan dan bisa membatalkan puasa. Padahal, pada dasarnya latihan fisik tak harus melakukan latihan yang berat dan melelahkan. Banyak latihan ringan yang tetap bisa dilakukan meski sedang berpuasa, seperti yoga, pilates, atau jogging kecil yang bisa membantumu relaksasi dan detoksifikasi tubuh.

Lompat tali juga bisa menjadi latihan yang kamu pilih, karena tidak perlu mengeluarkan uang yang terlalu banyak, dan kamu bisa melakukan latihan ini di mana saja dengan praktis. Dan kamu juga tidak kehabisan banyak tenaga jika melakukan latihan ini. Bahkan berjalan-jalan sore selama 15-30 menit bisa juga kamu lakukan sambil menunggu waktu berbuka puasa. Untuk tubuh yang lebih sehat dan bugar, tentunya kamu tidak seharusnya melewatkan latihan selama satu bulan penuh saat puasa, karena jika begitu maka kamu cenderung akan terbawa malam berlatih lagi setelah bulan puasa berakhir.

Waktu latihan yang direkomendasikan

Disarankan bagi kamu yang ingin melakukan latihan adalah sore hari sebelum waktunya berbuka. Secara psikologis, kamu akan merasa lebih baik jika latihan dilakukan pada waktu yang mendekati buk puasa, sehingga latihan yang kamu lakukan bisa maksimal, dan beberapa saat sesudahnya kamu sudah bisa menyantap makanan dan mengisi energimu saat telah tiba waktunya berbuka puasa. Lakukanlah latihan 30-60 menit sebelum berbuka puasa. Itu waktu yang ideal untuk melakukan latihan ringan di rumah jika kamu tidak sempat datang ke tempat gym. Minumlah air putih lebih banyak saat malam hari dan saat sahur agar tubuh tak kekurangan cairan dan merasa lemas di siang harinya.

Setelah buka puasa, ada baiknya juga kalau kamu meminum minuman pemulihan yang bisa membantu menormalkan kadar gula dan menghindari kadar gula rendah yang ditkamui dengan keringat dingin. Tetap selalu perhatikan segala asupan yang kamu konsumsi selama puasa untuk hasil yang maksimal.

Setelah Ramadan berakhir

Pesta makanan yang kamu temui satu minggu selama Lebaran akan memicu kegemukan jika tidak dibarengi dengan latihan fisik. Setelah satu bulan kamu berusaha mengontrol makanan dan melakukan latihan fisik ringan untuk mencapai berat badan yang ideal, tentunya kamu tak akan mau dengan mudahnya menyerah hanya karena ada banyak makanan yang tersedia saat Lebaran kan? Leh karena itu, latihan perlu kamu lanjutkan seterusnya. Setelah bulan puasa berakhir, seharusnya menjadi kesempatan untuk kamu lebih mengoptimalkan kegiatan latihan fisik ini semaksimal mungkin dengan latihan yang lebih berat daripada yang biasanya kamu lakukan selama bulan puasa.

Biar bagaimanapun, latihan fisik tetap penting untuk menjaga tubuh tetap memiliki bentuk yang indah. Jadi, mari buat jadwal latihan fitness untuk kamu yuk selama bulan puasa. Pilih latihan yang sederhana dan mampu kamu lakukan meski sedang sambil berpuasa, karena latihan fisik yang dilakukan seharusnya tidak menjadikan puasamu semakin berat, justru ikut membantumu menjaga kebugaran badan sebisa mungkin.