Tanda Disfungsi Seksual Pada Wanita
08 May 2018
Hidup Seimbangku
Share

Tanda Disfungsi Seksual Pada Wanita

            Tidak hanya kaum pria, wanita juga bisa mengalami disfungsi seksual, di mana kondisi tersebut meliputi turunnya gairah dan hasrat seksual, libido, klimaks, hingga kepuasan. Faktanya, lebih banyak wanita yang mengalami disfungsi seksual dibandingkan pria, yakni 43 persen, sedangkan pria 31 persen.

            Masalah disfungsi seksual bisa saja menyebabkan Miss V kering saat bercinta dan libido rendah, sehingga akan menyebabkan kejenuhan dan ketidakpuasan pasangan saat bercinta dengan Anda.

            Pada wanita, disfungsi seksual masih sulit untuk dideteksi dibandingkan dengan pria. Bahkan, wanita yang sudah menyadari bahwa dirinya mengalami disfungsi seksual, biasanya enggan untuk berkonsultasi dengan dokter tentang masalah yang ia alami tersebut.

            Agar lebih jelas mengenai tanda disfungsi seksual pada wanita, oleh karena itu, simak ulasannya berikut ini:

 

Miss V kering

            Bisa terjadi akibat perubahan hormonal, biasanya terjadi saat menyusui atau menopause. Faktanya, sebuah penelitian yang dilakukan pada 1.000 wanita pasca menopause menemukan bahwa sekitar 500 wanita mengalami Miss V yang kering.

 

Rendahnya hasrat bercinta

            Hormon yang menurun beberapa tahun menjelang menopause bisa memicu menurunnya hasrat bercinta. Setengah populasi wanita dengan rentang usia antara 30 – 50 tahun mengalami rendahnya hasrat bercinta,

            Menurut sebuah survei yang dilakukan pada 1.000 wanita, rendahnya hasrat bercinta bisa disebabkan oleh beberapa masalah kesehatan, seperti diabetes dan tekanan darah rendah, atau beberapa masalah psikologis, seperti depresi atau tidak merasa bahagia dan puas saat bercinta dengan pasangan. Konsumsi beberapa jenis obat-obatan tertentu juga dapat menurunkan hasrat bercinta, seperti obat anti-depresan atau kontrasepsi.

 

Rasa sakit saat bercinta

            Sebanyak 30 persen wanita mengalami rasa sakit saat bercinta. Menurut American Congress of Obstetricians and Gynecologists, rasa sakit bisa disebabkan oleh Miss V yang kering, atau bisa jadi mengindikasikan Anda memiliki masalah medis, seperti kista ovarium atau endometriosis. Rasa sakit saat bercinta juga bisa berhubungan dengan vaginismus, yakni suatu kondisi di mana otot Miss V tanpa disadari mengencangkan saat proses penetrasi.

 

Tidak peka terhadap rangsangan

            Beberapa area sensitif Anda menjadi tidak sensitif terhadap rangsangan. Hal ini bisa disebabkan oleh beberapa faktor, seperti rasa gelisah yang Anda alami. Sulitnya merasa terangsang juga bisa disebabkan oleh kurangnya foreplay.

 

Kesulitan mencapai klimaks

            Sekitar 5 persen wanita masalah saat mencapai klimaks. Selain itu, perubahan hormon membuat seseorang kesulitan mengalami klimaks, sehingga menimbulkan rasa gelisah dalam dirinya pada kegiatan bercinta selanjutnya.

 

            Untuk menghindari masalah disfungsi seksual di atas, sebaiknya konsultasikan segera pada dokter. Jangan malu untuk berkonsultasi, karena jika Anda segera konsultasikan masalah tersebut, maka kehidupan seksual Anda dan pasangan akan menjadi lebih hangat dan memuaskan.

 

Baca juga: Tips Menjaga Miss V Tetap Bersih 

Tidak Nyaman Saat Bercinta Karena Vagina Kering? Ini Penyebabnya!?