SAAT TAMU BULANAN TIDAK TERATUR, INILAH PENYEBABNYA!
09 August 2017
Hidup Seimbangku
Share

SAAT TAMU BULANAN TIDAK TERATUR, INILAH PENYEBABNYA!

Sebagian besar wanita yang mengalami masalah menstruasi, salah satunya mengalami siklus yang tidak teratur. Jika Anda mengalami masalah tersebut, Anda wajib mengetahui beberapa penyebabnya. Jika siklus haid tidak teratur bukan hanya disebabkan oleh kehamilan saja, namun ada penyebab lainnya:

1. Hormon Tidak Seimbang

Penyebab utama tidak teraturnya datang bulan adalah kondisi hormon yang tidak seimbang. Keseimbangan hormon dapat terjadi karena adanya kerja sama yang baik antara otak, kelenjar di otak, indung telur, dan kelenjar tiroid. Jika terdapat gangguan pada peredaran hormon tersebut, maka siklus menstruasimu akan tidak teratur.

Ketidakseimbangan hormon bisa disebabkan oleh beberapa hal, salah satunya stres dan aktivitas yang terlalu berat. Salah satu bagian otak, yaitu hypothalamus yang menampung hormon-hormon pengatur periode haid, sangat mudah dipengaruhi oleh kondisi emosional dan fisik seseorang. Ketika kamu stres atau merasa letih akibat aktivitas yang terlalu berat, kinerja hypothalamus akan terganggu dan membuat produksi hormon untuk menstruasi menjadi tidak seimbang, sehingga periode datang bulanmu pun menjadi berantakkan.

 

2. Gangguan Pada Kelenjar Tiroid

Harus Anda ketahui bahwa kelenjar tiroid yang terletak di bagian leher merupakan salah satu unsur yang mempengaruhi keseimbangan hormon. Oleh sebab itu, jika Anda memiliki gangguan pada kelenjar tiroid, kelanjar satu ini tidak akan dapat menjalankan fungsinya dengan maksimal, yaitu mengatur metabolisme tubuhmu, termasuk hormon-hormon pengatur periode haid. Sehingga, kondisi ini, baik hipertiroid maupun hipotiroid, akan dapat menjadi faktor yang membuat siklus mentruasimu tidak teratur.

 

3. Kelainan Organ atau Penyakit

Ketidakteraturan siklus menstruasi juga dapat dipengaruhi oleh kelainan organ atau penyakit, seperti diabetes, kelainan rahim, ataupun ovarium polikistik. Ovarium polikistik merupakan penyakit yang disebabkan oleh keberadaan kista kecil dalam indung telur. Kondisi ini menyebabkan ketidakseimbangan hormon, seperti meningkatnya hormon testosteron diatas batas normal, padahal wanita sebaiknya hanya memiliki sedikit hormon ini. Selain itu, keberadaan kista ini juga membuat proses pelepasan sel telur menjadi tidak normal, sehingga akan mempengaruhi siklus datang bulan.

 

4. Perubahan Berat Badan yang Signifikan

Perubahan berat badan secara signifikan baik penurunan ataupun kenaikan berat badan dapat membuat Anda mengalami siklus datang bulan yang tidak teratur. Bahkan, kenaikan berat badan yang cenderung drastis merupakan salah satu tanda bahwa seorang wanita memiliki gangguan tiroid ataupun mengalami penyakit hormonal yaitu ovarium polikistik.

 

5. Akibat Perimenopause

Jika Anda berada pada masa sebelum menopause atau perimenopause, pasti akan mengalami datang bulan yang tidak lancar. Perimenopause akan membuat hormon di dalam tubuh Anda menjadi tidak seimbang, salah satunya ketidakseimbangan pregesteron yang menyebabkan tidak teraturnya siklus datang bulanmu, baik berlangsung lebih singkat ataupun lebih lama.

 

6. Alat Kontrasepsi

Selain menjalankan fungsi utamanya untuk mencegah kehamilan, alat kontrasepsi juga memiliki efek samping, salah satunya membuat siklus datang bulan tidak lancar. Efek samping ini tidak hanya terjadi akibat penggunaan alat kontrasepsi jenis pil saja, tetapi juga spiral, suntik, IUD, kontrasepsi hormonal, hingga suntikan kontrasepsi paska melahirkan.