Bisakah Seseorang Mengalami Alergi Terhadap Seks?
21 June 2018
Hidup Seimbangku
Share

Bisakah Seseorang Mengalami Alergi Terhadap Seks?

            Alergi terhadap seks bisa saja terjadi jika hubungan seksual yang dilakukan menyebabkan sistem kekebalan tubuh merespons secara tidak normal.

           Gejala yang ditimbulkan bisa berupa rasa sakit, rasa seperti terbakar pada organ intim, dada terasa lebih tegang gatal, peningkatan denyut jantung, muntah, diare, hilang kesadaran, keringat lebih banyak dan kesulitan bernapas. Jika tidak ditangani segera, alergi tersebut akan semakin memburuk seiring berjalannya waktu.

            Penyebab paling umum yang menyebabkan alergi terhadap seks adalah air mani, atau yang dikenal dengan hipersensitivitas plasma seminal. Pada dasarnya, air mani terdiri dari protein yang dapat memicu reaksi alergi. Alergi yang umum terjadi, yakni rasa sakit dan rasa seperti terbakar pada organ intim.

            Seorang dokter dari Amerika Serikat menyarankan, jika seseorang sudah merasakan gejala alergi terhadap air mani, sebaiknya segera temui dokter untuk berkonsultasi, atau menggunakan kondom saat berhubungan intim. Hal tersebut bertujuan untuk menghindari kontak langsung dengan air mani.

            Selain terhadap air mani, alergi seks juga bisa terjadi setelah menggunakan kondom. Kondom mengandung lateks, zat alami yang didapat dari pohon karet. Beberapa orang mungkin memiliki alergi terhadap lateks.

            Gejala paling umum yang biasa dirasakan jika seseorang mengalami alergi terhadap lateks, yakni iritasi pada organ intim, rasa seperti terbakar dan gatal. Jika rasa tidak nyaman timbul setelah bercinta menggunakan kondom, maka cobalah bercinta tanpa kondom. Jika gejala tidak dirasakan saat bercinta tanpa menggunakan kondom, bisa jadi Anda alergi terhadap lateks pada kondom.

            Reaksi alergi terhadap lateks kondom biasanya akan hilang dalam beberapa hari. Asalkan tidak menggunakan kondom kembali. Bila sudah seperti ini, sebaiknya hindari penggunaan kondom berbahan lateks.

            Beberapa orang juga menggunakan pelumas buatan saat bercinta. Namun tahukah Anda, bahwa beberapa orang bisa jadi alergi terhadap pelumas buatan tersebut. Kandungan gliserin yang terdapat dalam pelumas buatan bisa saja menimbulkan reaksi alergi dan infeksi jamur. Hentikan penggunaan pelumas jika sudah timbul gejala tersebut.

 

Baca juga: Tanda Disfungsi Seksual Pada Wanita 

Normalkan Bersedih Setelah Bercinta??