BERHENTI BERHUBUNGAN INTIM? INI YANG AKAN TERJADI DENGAN TUBUHMU
14 June 2019
Hidup Seimbangku
Share

BERHENTI BERHUBUNGAN INTIM? INI YANG AKAN TERJADI DENGAN TUBUHMU

            Ada beragam alasan bagi tiap individu yang memilih untuk berhenti berhubungan intim. Bisa disebabkan karena menurunnya libido, atau bahkan memang keputusan pribadi yang ingin mengurangi kegiatan berhubungan intim.

            Sari Cooper, seorang terapis percintaan dan seks asal Amerika Serikat mengatakan bahwa seseorang yang menahan libido mereka, sementara tubuh memerlukan kepuasan di sana, maka tubuh akan melambat, menurunnya vitalitas dan lebih haus terhadap seks.

            “Bagi beberapa orang, berhenti berhubungan intim dapat menghilangkan hasratnya di kemudian hari. Namun, bagi beberapa orang lain, berhenti berhubungan intim hanya akan meningkatkan hasratnya menjadi lebih gila”, ucap Cooper.

            Hubungan intim dapat membantu melepaskan banyak hormon endorfin, hormon pengatur suasana hati menjadi lebih baik. Dengan berhenti berhubungan intim, kamu akan menurunkan pelepasan hormon tersebut, sehingga kamu akan lebih mudah sedih, murung, bahkan bisa berpotensi depresi.

            Bagi wanita, seiring bertambahnya usia, jika tidak melakukan hubungan intim dengan frekuensi teratur, maka akan membuat dinding Miss V menipis dan mengering, sehingga jika melakukannya kembali di kemudian hari, akan menyakitkan.

            Kram saat menstuasi jadi hal yang biasa dialami setiap wanita. Namun, bagi wanita yang memutuskan untuk berhenti berhubungan intim, ini akan membuat kram yang kamu rasakan menjadi lebih sakit dari sebelumnya.

            Peneliti dari Universitas Maryland dan Korea Selatan, menemukan bahwa berhubungan intim dapat meningkatkan fungsi otak dan pertumbuhan sel-sel otak. Jadi, kalau kamu berhenti berhubungan intim, sama saja menurunkan fungsi otakmu. Tidak mau, kan, pastinya?

Tags