YANG TERJADI JIKA TUBUHMU KEKURANGAN ZAT BESI
02 October 2018
Hidup Seimbangku
Share

YANG TERJADI JIKA TUBUHMU KEKURANGAN ZAT BESI

            Zat besi merupakan salah satu mineral penting yang berfungsi memproduksi hemoglobin, protein yang membantu sel darah merah mengantarkan oksigen ke seluruh tubuh. Jadi, jika tubuh kekurangan hemoglobin, jaringan tubuh dan otot tidak akan mendapat cukup oksigen, serta menghambat fungsi tubuh.

            Gejala kekurangan zat besi bervariasi, tergantung tingkat keparahan, usia dan kondisi kesehatan seseorang. Secara umum, kondisi tubuh saat kekurangan zat besi dikenal dengan Anemia. Ada berbagai jenis Anemia, kekurangan zat besi menjadi salah satu kondisi yang paling umum.

            Supaya kamu tahu bahwa kondisimu sedang mengalami kekurangan zat besi, berikut informasi mengenai gejala-gejalanya:

 

Kelelahan yang tidak biasa

Jika kamu merasa lelah sepanjang waktu dan cepat sekali merasa lelah, ada kemungkinan kalau kamu kekurangan zat besi. Kelelahan yang dirasakan bisa jadi karena sel-sel tubuh kamu tidak mendapatkan cukup oksigen. Kelelahan ini juga tidak kunjung mereda sekalipun kamu sudah tidur nyenyak atau cukup beristirahat.

 

Sesak napas

Ketika kadar hemoglobin cukup rendah dalam tubuh, maka kadar oksigen dalam tubuh juga menjadi cukup rendah. Hal ini menyebabkan otot juga kurang mendapatkan cukup oksigen, bahkan tidak cukup untuk melakukan kegiatan dasar, seperti berjalan. Akibatnya, laju pernapasan kamu cenderung meningkat saat tubuh mencoba mendapatkan lebih banyak oksigen. Jadi, jika kamu merasa terengah-engah atau sesak napas saat berjalan atau saat melakukan sesuatu, bisa jadi kamu sedang kekurangan zat besi.

 

Kulit pucat

Kulit pucat dan kusam bisa menjadi gejala umum kekurangan zat besi. Hemoglobin memberikan warna merah pada darah. Warna darah tersebut akan berubah dan memucat, jika kamu kekurangan zat besi. Hal ini juga dapat berdampak pada berubahnya warna kulit, sehingga menjadi tampak pucat dan kusam. Kulit yang pucat dan kusam tersebut bisa timbul pada area, seperti kuku, gusi, wajah, atau bahkan seluruh bagian tubuh.

 

Pica Syndrome

Sindrom ini merupakan gangguan makan yang memicu seseorang memiliki keinginan untuk mengonsumsi benda-benda yang tidak dapat dimakan, seperti puntung rokok, produk kayu dan bahkan jarum.

 

Rambut rontok

Ketika folikel rambut gagal menerima cukup oksigen, membuatnya tidak bekerja dan memicu rontoknya rambut. Jika kamu mengalami kerontokan rambut yang berlebihan, kemungkinan kekurangan zat besi.

 

Sakit kepala dan pusing

Kekurangan zat besi dapat menunjukkan bahwa tidak cukup oksigen mencapai otak, yang sering menyebabkan sakit kepala.

 

Detak jantung tidak teratur

Tingkat hemoglobin yang rendah membuat jantung bekerja ekstra keras, untuk membawa oksigen ke seluruh tubuh. Hal ini dapat menyebabkan detak jantung menjadi tidak teratur.

Tags