Wanita Lebih Berisiko Terkena Serangan Jantung
16 May 2018
Hidup Seimbangku
Share

Wanita Lebih Berisiko Terkena Serangan Jantung

            Sebuah penelitian baru mengatakan bahwa hampir 30 persen wanita yang mengalami serangan jantung, lebih memilih mencari informasi seputar serangan jantung, dibandingkan langsung pergi ke rumah sakit, karena menganggap yang mereka alami bukanlah penyakit yang berkaitan dengan jantung.

            Peneliti dari Yale School of Public Health di Amerika Serikat mewawancarai hampir 3.000 orang dengan usia di bawah 55 tahun yang mengalami serangan jantung. Sekitar 2.000 orang diantaranya adalah wanita.

            Hampir 90 persen wanita tersebut mengalami nyeri pada dada, sesak napas dan merasa tekanan pada dada. Wanita lebih berisiko mengalami serangan jantung bila dibandingkan dengan pria.

            Sebanyak 62 persen wanita memiliki tiga hingga lebih gejala serangan jantung, jika dibandingkan dengan hampir 55 persen pria yang memiliki risiko terkena serangan jantung. Sebagian gejala serangan jantung yang terjadi pada wanita seringkali diartikan menjadi gejala penyakit lain, tanpa pengecekan lebih lanjut oleh pihak dokter.

            Tidak seperti pria, wanita cenderung tidak langsung pergi ke rumah sakit untuk memeriksakan diri ke dokter terkait gejala serangan jantung yang dialami. Sebuah studi mengatakan bahwa wanita yang mengalami gejala serangan jantung serius membutuhkan waktu rata-rata 3,2 jam untuk pergi ke rumah sakit, dibandingkan pria yang pergi 2,4 jam ke rumah sakit.

            Berdasarkan penelitian yang berhubungan dengan risiko serangan jantung pada wanita ini, mengingatkan bahwa betapa pentingnya bagi seorang wanita untuk segera pergi ke dokter, apalagi jika sudah merasakan gejala-gejala serangan jantung, seperti nyeri pada dada, terutama pada wanita dewasa muda.

            Wanita dewasa muda biasanya menganggap sepele rasa nyeri pada dada. Padahal hal tersebut bisa jadi gejala serangan jantung. Oleh karena itu, jika mengalami hal tersebut, tidak ada salahnya segera periksakan diri ke dokter untuk penanganan lebih cepat. Agar penyembuhan lebih mudah dan terhindar dari kemungkinan terkena serangan jantung.

 

Baca juga: Bisakah Bercinta Memicu Serangan Jantung? 

Deteksi Penyakit Berat Melalui Napas?

Tags