Tips Puasa Saat Hamil
05 June 2018
Hidup Seimbangku
Share

Tips Puasa Saat Hamil

         Puasa saat hamil selalu menjadi tanda tanya dan kekhawatiran tersendiri bagi seorang wanita. Sebagian besar wanita mengkhawatirkan kondisi janin mereka jika berpuasa. Karena, saat berpuasa sang janin tidak akan mendapatkan asupan makan dan minum yang dibutuhkan untuk pertumbuhan.

         Sebenarnya, tidak ada yang perlu dikhawatirkan oleh wanita hamil untuk berpuasa. Berikut ini ada beberapa tips puasa saat hamil:

1. Konsultasi dengan dokter spesialis.

         Pastikan kondisi tubuh dan janin Anda tidak akan menimbulkan komplikasi saat puasa. Konsultasikan hal tersebut dengan dokter spesialis yang biasa menangani Anda selama masa kehamilan. Kenali kehamilan Anda termasuk kehamilan dengan risiko rendah, sedang atau tinggi.

2. Jaga tubuh tetap terhidrasi

          Penting memastikan tubuh tetap terhidrasi saat puasa. Jika wanita tidak hamil saja memiliki risiko terkena berbagai macam penyakit jika mengalami dehidrasi, apalagi dengan wanita hamil yang bisa saja risiko tersebut bisa berdampak juga terhadap janin.

3. Selalu berpikiran positif

          Pikirkan yang positif-positif saja selama berpuasa saat hamil, seperti keadaan Anda dan janin akan baik-baik saja, serta janin akan tetap tumbuh dan berkembang dengan baik, sekalipun sedang berpuasa.

4. Mintalah bantuan

          Saat hamil, Anda tidak mungkin menyiapkan hidangan sahur dan berbuka puasa sendirian. Mintalah bantuan orang tua, keluarga, saudara dan kerabat untuk mempersiapkan semuanya, karena kondisi Anda saat hamil berbeda dengan saat Anda tidak hamil.

5. Siapkan sehari sebelumnya

           Agar lebih santai dan tidak terkesan terburu-buru, siapkan segala kebutuhan untuk berbuka puasa dan sahur sehari sebelumnya. Anda bisa menyusun berbagai menu sahur dan berbuka puasa sehari atau bahkan beberapa hari sebelumnya, serta mempersiapkan bahan-bahan sehari sebelumnya. Cara ini bisa membantu Anda mencegah kelelahan.

6. Perhatikan tanda-tanda ganjil

            Selalu perhatikan tanda-tanda ganjil pada tubuh Anda yang bisa saja berbahaya bagi janin. Tanda-tanda tersebut bisa seperti pendarahan, kontraksi sebanyak 4 atau lebih dalam sejam, penurunan aktivitas janin, penglihatan kabur atau sakit kepala hebat, kelelahan dan kelemahan ekstrim, serta pusing.

7. Cukup istirahat

            Saat waktu senggang, gunakan sebagai waktu istirahat Anda, walaupun hanya sekedar berbaring sambil menonton TV. Istirahat yang cukup akan membantu tubuh Anda terhindar dari kelelahan ekstrim yang tentunya tidak akan baik bagi janin. Cukup istirahat juga akan mencegah janin mengalami komplikasi.

            Saat berbuka puasa, jangan mengonsumsi terlalu banyak camilan dan jangan langsung mengonsumsi makanan berat. Tunggulah paling tidak lima hingga sepuluh menit.

 

Baca juga: Jangan Takut Posisi Bercinta saat Hamil Tua 

Mengenal Infeksi Virus TORCH yang Sering Terjadi pada Bumil?