Penyebab bau mulut di pagi hari
24 January 2018
Hidup Seimbangku
Share

Penyebab bau mulut di pagi hari

Pernahkah Anda merasa tidak percaya diri untuk mengucapkan selamat pagi kepada pasangan karena bau mulut? Ya, banyak orang pasti pernah mengalaminya. Bau mulut di pagi hari memang terasa mengganggu. Dalam istilah medis kondisi ini disebut juga halitosis. Halitosis sering disebabkan oleh penumpukan bakteri di mulut Anda yang menyebabkan radang dan mengeluarkan bau atau gas yang berbau seperti belerang  atau bahkan lebih buruk lagi. Mungkin Anda merasa terheran-heran mengapa bau mulut itu terjadi padahal Anda sudah menyikat gigi malam sebelumnya. Berikut ini beberapa penyebab yang akan menjawab mengapa napas Anda terasa bau di pagi hari:

1. Produksi air liur menurun saat tidur

Bau mulut di pagi hari sebagian besar disebabkan oleh kurangnya air liur. “Pada siang hari, mulut Anda menghasilkan air liur dalam jumlah besar. Namun saat Anda tidur, produksi air liur turun,” papar Drg. Hugh Flax, seorang dokter gigi dan mantan presiden American Academy of Cosmetic Dentistry di Atlanta dikutip dari medical daily. Penurunan produksi air liur ini memungkinkan bakteri tumbuh dan menghasilkan senyawa sulfur yang mudah menguap (VSCs) sehinga menimbulkan bau mulut.

2. Adanya masalah pada gigi dan mulut

Penelitian menunjukkan sekitar 80 persen bau mulut berasal dari sumber oral. Misalnya rongga pada gigi, penyakit gusi, tambalan retak, hingga gigi palsu yang kurang bersih. Maka, bagi Anda yang mengalami masalah pada mulut dan gigi, itulah yang menjadi pemicu bau napas Anda di pagi hari.

3. Alergi

Alergi juga bisa menyebabkan bau mulut. Lendir yang menetes ke bagian belakang tenggorokan Anda menjadi sumber makanan bagi bakteri yang menyebabkan bau mulut semakin memburuk.

4. Tidur dengan mulut terbuka dan mendengkur

Dr. Cram, periodontis di Amerika Serikat, mengatakan bahwa jika Anda mendengkur atau tidur dengan mulut terbuka dan bernafas melalui mulut, Anda cenderung memiliki napas yang bau di pagi hari daripada yang tidak.  Kedua situasi tersebut membuat mulut lebih rentan kering sehingga bakteri tumbuh lebih banyak. Pada dasarnya ketika Anda “mengurangi” produksi air liur di mulut, sama saja dengan mengurangi kemampuan mulut untuk melawan bakteri yang menyebabkan bau mulut.

5. Merokok

Merokok tidak hanya menyebabkan air liur Anda mengering, tapi juga bisa menaikkan suhu mulut Anda. Hal ini menjadikan mulut Anda sarang bagi bakteri untuk berkembang biak lebih banyak dibandingkan dengan orang yang tidak merokok. Kebiasaan merokok di malam hari sebelum tidur juga memicu bau mulut semakin parah di pagi hari.

6. Mengonsumsi obat

Beberapa obat dapat menyebabkan mulut Anda menjadi kering dalam semalam. Kondisi tersebut memperburuk halitosis Anda. Itulah sebabnya orang lanjut usia atau orang yang harus minum banyak obat, sering kali mendapati napas yang lebih tidak sedap di pagi hari.

7. Tidak menjaga kebersihan gigi dan mulut

Bakteri makan senyawa seperti protein, asam amino, dan makanan sisa yang terjebak di gigi dan mulut Anda untuk menghasilkan senyawa sulfur. Hal ini yang menyebabkan bau busuk terjadi. Anda yang membersihkan kesehatan gigi dan mulut secara teratur sehabis makan dan sebelum tidur memiliki tingkat bau mulut yang lebih rendah dibandingkan yang tidak.

8. Kondisi kesehatan tertentu

Beberapa kondisi kesehatan juga bisa mempengaruhi bau mulut akibat adanya komplikasi kesehatan gigi. Biasanya, menurut  Dr. Matthew Nejad and Dr. Kyle Stanley, dokter gigi di Amerika Serikat, penyebab pertama bau mulut adalah masalah periodontal seperti gingivitis dan periodontitis, yang terbukti berkaitan dengan penyakit jantung dan stroke.

Ini menunjukkan bahwa kesehatan mulut Anda sangat terkait dengan kondisi kesehatan lainnya. Diabetes, penyakit hati, infeksi saluran pernafasan, dan bronkitis kronis juga dipercaya menyumbang bau mulut. Untuk itu, konsultasikan dengan dokter Anda untuk mendapat penjelasan lebih lanjut apakah kondisi kesehatan Anda mempengaruhi halitosis.