Penyakit Yang Sering Mengganggu Kegiatan Puasa
28 May 2015
Hidup Seimbangku
Share

Penyakit Yang Sering Mengganggu Kegiatan Puasa

Normalnya, tubuh perlu menerima makanan setiap dua sampai tiga jam sekali, agar kerja lambung tetap stabil dan tidak ada gangguan pencernaan yang terjadi. Tapi, lain halnya jika bulan puasa telah tiba. Tubuh hanya menerima asupan makanan saat sahur dan buka puasa saja. Tak sedikit akhirnya yang kalap memakan banyak makanan di malam hari setelah buka puasa tanpa memikirkan kesehatan tubuh setelahnya. Bulan puasa yang berjalan selama satu bulan mau tak mau menuntut kita untuk lebih peka terhadap tubuh dan kemungkinan adanya penyakit yang lebih mudah menyerang tubuh. Apa saja sih penyakit yang biasanya mengganggu kegiatan puasa kita?

Masalah perut

Sembelit dan diare kerap menjadi penyakit yang mengganggu aktivitas berpuasa, karena adanya rasa nyaman yang terasa di perut sepanjang hari. Jika tidak segera diatasi, akan ada penyakit lain yang segera menyusul, seperti ambeien. Untuk mengatasinya, sebenarnya hanya perlu minum banyak air putih dan makan buah-buahan dan sayuran yang kaya akan serat. Karena tidak memungkinkan minum air putih di siang hari selama berpuasa, sangat disarankan memakan banyak sayur dan buah yang kaya serat saat sahur dan berbuka puasa agar tubuh tetap menyimpan banyak cairan yang dapat menjaga kesehatan perut.

Maag

Orang yang punya penyakit maag tidak bisa menunda waktu makan walaupun hanya sebentar. Akibatnya, siang hari bisa jadi siksaan tersendiri karena menahan makan hingga tiba waktunya berbuka puasa. Pilih obat maag yang sesuai dengan anjuran dokter atau sesuai kecocokan obat yang sudah biasa dikonsumsi untuk mencegah kambuhnya maag di siang hari. Minum obat saat sahur dan berbuka puasa. Jangan lupa untuk minum air hangat saat berbuka puasa agar perut tidak kaget dan sebisa mungkin mengurangi minuman yang manis.

Sakit kepala

Keluhan sakit kepala sering dianggap remeh, padahal bisa berakibat turunnya tingkat konsentrasi dan produktivitas pada kegiatan sehari-hari. Banyaknya kegiatan di siang hari tanpa adanya makanan yang masuk ke dalam tubuh, serta kurangnya cairan, membuat tubuh cepat lelah dan sakit kepala. Kamu bisa mencegahnya dengan mengatur waktu tidur yang baik, kurangi kafein, dan mengatur nafas yang baik.

Radang pencernaan

Biasanya akibatnya adalah karena makanan yang dimakan saat berbuka puasa tidak dikontrol, sehingga kamu hanya merasa kenyang tapi makanan tersebut tak cukup baik untuk dicerna oleh lambung. Rasa panas di ulu hati dan tak nyaman di sekitar perut biasanya menjadi beberapa tanda-tandanya. Hindari makanan yang terlalu pedas atau terlalu banyak minyak saat buka puasa, juga hindari terlalu sering makanan junkfood dan minuman bersoda atau terlalu asam. Sayangi tubuhmu dengan tetap menjaga kualitas makanan yang dikonsumsi selama bulan puasa.

Demam

Gangguan demam memang hampir membuat kita tak bisa melakukan aktivitas secara maksimal, karena hilangnya cairan dalam tubuh dengan jumlah yang sangat banyak sehingga juga bisa menimbulkan dehidrasi dan tubuh lemas. Istirahat secara total dan minum vitamin serta obat demam bisa mengurangi rasa tidak nyaman yang ada pada tubuh

Pada dasarnya, kesehatan tubuh kita berawal dari bagaimana cara kita memperlakukan tubuh dengan baik. Oleh karena itu, istirahat yang cukup dan memperhatikan makanan untuk sahur dan buka puasa menjadi hal yang sangat penting demi menjaga kualitas tubuh di siang hari untuk beraktivitas. Menjaga kesehatan tak susah, hanya perlu niat yang kuat untuk menjalani bulan puasa dengan lancar tanpa harus takut membatalkan puasa.