Mencengangkan! Ini Efek Stres Pada Tubuh
13 July 2018
Hidup Seimbangku
Share

Mencengangkan! Ini Efek Stres Pada Tubuh

            Hormon stres merupakan hormon yang akan memicu respon pada tubuh, seperti jantung berdebar, napas semakin cepat dan otot mengeras. Respon ini dirancang untuk melindungi tubuh dalam keadaan darurat yang memungkinkan Anda dapat bereaksi dengan cepat. Tapi, jika respon stres tersebut terus Anda rasakan dalam beberapa hari, sebaiknya Anda khawatirkan, karena dapat membahayakan kesehatan.

            Stres sendiri merupakan reaksi fisik dan mental yang terjadi secara alami saat Anda mengalami suatu kejadian, seperti pekerjaan, pertengkaran hingga kematian orang terdekat. Setiap orang pasti pernah merasakan stres.

            Dalam jangka pendek, stres bisa bermanfaat bagi kesehatan, yakni membantu Anda mengatasi situasi yang berpotensi serius. Tubuh akan melepas hormon yang dapat meningkatkan detak jantung dan pernapasan.

            Namun, jika respon stres tersebut terus-menerus terjadi dalam beberapa hari, bahkan cenderung meningkat, tentunya akan mempengaruhi kesehatan Anda. Stres kronis memiliki gejala, seperti cepat marah, gelisah, depresi, sakit kepala dan insomnia.

            Stres kronis juga bisa meningkatkan nafsu makan yang berlebih, atau bahkan hilangnya sama sekali nafsu makan pada seseorang.

            Selain mempengaruhi sistem pernapasan dan kardiovaskular, saat stres hati juga akan memompa lebih cepat. Hormon stres menyebabkan pembuluh darah menyempit dan mengalihkan lebih banyak oksigen ke otot. Hal ini juga dapat meningkatkan tekanan darah.

            Bila stres yang Anda alami terlalu sering dan kronis, maka akan membuat jantung akan selalu bekerja dengan terlalu keras dalam waktu lama. Hal ini dapat membuat tekanan darah menjadi naik, sehingga berisiko terkena stroke dan serangan jantung.

            Saat stres, hati akan memproduksi gula darah tambahan untuk membantu meningkatkan energi Anda. Jika stres tersebut sering Anda alami, apalagi dalam waktu yang cukup lama, maka Anda juga bisa berisiko terkena diabetes tipe 2.

            Peningkatan hormon, cepatnya napas dan detak jantung juga dapat mengganggu sistem pencernaan. Anda memiliki risiko lebih besar mengalami heartburn atau acid reflux yang diakibatkan oleh meningkatnya asam lambung. Stres juga dapat memengaruhi cara makanan bergerak melalui organ tubuh, sehingga dapat menyebabkan diare, sembelit, mual, muntah atau sakit perut.

            Bagi wanita, stres dapat mempengaruhi siklus menstruasi menjadi tidak teratur, lebih berat atau lebih menyakitkan. Stres kronis juga dapat memperbesar gejala fisik menopause.

 

Baca juga: Gejala Anda Terlalu Stres 

KATAKAN SELAMAT TINGGAL PADA STRESS DENGAN SARAPAN DI JAM INI