Kerusakan Otak Yang Akan Terjadi Jika Kurang Tidur
09 March 2018
Hidup Seimbangku
Share

Kerusakan Otak Yang Akan Terjadi Jika Kurang Tidur

            Seperti halnya organ-organ tubuh penting lainnya, otak juga memerlukan waktu istirahat untuk menjaganya tetap sehat. Kurang tidur menjadi salah satu faktor yang bisa membuat kesehatan otak menurun, bahkan jika dilakukan terus-menerus dapat merusak otak. Selain kerusakan pada sel-sel otak, berikut ini kerusakan-kerusakan otak yang akan terjadi jika Anda kurang tidur:

 

Kehilangan memori

            Saat tidur, otak akan melekatkan semua memori yang sudah lalu. Namun, jika kurang tidur yang terjadi adalah kemungkinan otak menyimpan memori tidak ada, sehingga kemungkinan Anda kehilangan memori tersebut sangat besar.

 

Mengingat memori yang salah

            Seseorang bisa saja mengingat memori yang salah. Sebuah studi menemukan, seseorang akan kehilangan rangkaian memori dan mengingat memori yang salah, apalagi dia tidak tidur sepanjang malam.

 

Penyusutan otak

            Orang dewasa dengan kualitas tidur yang buruk bisa mengalami penyusutan otak dengan kehilangan lobus frontal (kemampuan akan kognitif), lobus temporal (kemampuan akan penglihatan dan perbincangan) dan lobus parietal (kemampuan akan fungsi sensorik).

 

Pemarah

            Kurang tidur dapat menyebabkan seseorang memandang sesuatu dari sisi yang negatif, menangkap arti ekspresi muka lawan bicara yang salah dan kemungkinan menjadi temperamental.

 

Kesulitan berbicara jelas

            Lobus temporal menjadi bagian penting pada otak yang berfungsi terhadap kemampuan berbicara seseorang. Bagian ini akan menurun fungsinya jika otak kelelahan, sehingga mengakibatkan saat seseorang berbicara sulit dimengerti maksud dan tujuannya oleh lawan bicara.

 

Gangguan kecerdasan dan pikiran ‘melayang’

            Kurang tidur dapat juga mengganggu fungsi kognitif otak Anda, seperti pikiran tidak fokus saat berbincang dan Anda justru memikirkan hal lain yang tidak bisa menyelesaikan masalah yang sedang Anda bincangkan.

 

Halusinasi

            Otak sehat bisa menyaring berbagai informasi, seperti kebisingan suatu tempat, cahaya, bau dan lainnya. Namun, otak Anda yang lelah bisa saja berhalusinasi seakan-akan mendengar sesuatu, padahal tidak ada kegiatan apapun yang menimbulkan bunyi.

 

Pikiran tidak jernih

            Anda bisa saja mengambil risiko tidak tepat menggunakan otak yang lelah, seperti Anda menyetujui pengeluaran anggaran yang cukup besar sementara sebenarnya hal tersebut belum diperlukan dalam waktu dekat.

 

Baca juga: Kenali Insomnia, Gejala dan Cara Pengobatannya

SOLUSI HILANGKAN KANTUK DI SIANG HARI SAAT BERPUASA

Tags