Haruskah Tetap Berolahraga Saat Sakit
25 April 2018
Hidup Seimbangku
Share

Haruskah Tetap Berolahraga Saat Sakit

            Selain mengonsumsi makanan sehat, berolahraga juga dilakukan untuk menjaga kesehatan tubuh, terutama dalam meningkatkan imun tubuh. Penelitian menunjukkan bahwa aerobik sekitar 30 – 45 menit sama dengan berjalan kaki, bersepeda atau berlari, yang dapat mengurangi lebih dari separuh risiko infeksi pernafasan dan penyakit lainnya, seperti demam dan flu.

            Namun, apakah kita harus tetap berolahraga saat sakit? Penelitian dari Ball State University menunjukkan bahwa olahraga ringan tidak berpengaruh pada flu biasa. Namun, jika flu yang Anda alami lebih parah, bahkan disertai dengan demam sebaiknya jangan berolahraga.

            Mariane Fahlman, seorang profesor pendidikan kesehatan di Wayne State University, Amerika Serikat melakukan penelitian seputar pengaruh olahraga dengan fungsi kekebalan tubuh saat flu atau demam pada pelari. Fahlman mengatakan bahwa seseorang yang berolahraga saat sakit akan memaksa sistem kekebalan tubuh bekerja lebih keras.

            Pada tahun 1990-an, para peneliti dari Australia menemukan bukti bahwa beberapa atlet yang terus berolahraga saat menderita flu mengalami sindrom kelelahan kronis, dalam beberapa kasus dapat terulang terus hingga beberapa tahun ke depan.

            Berolahraga saat sakit akan membuat virus menyebar ke seluruh tubuh dalam bentuk subklinis dan melibatkan sistem kekebalan tubuh, sehingga membuat seseorang merasa kelelahan yang sangat parah.

            Oleh karena itu, untuk menghindari penyebaran virus ke seluruh tubuh yang menyebabkan kelelahan berkepanjangan, sebaiknya jangan berolahraga sama sekali saat sakit. Istirahatkan tubuh Anda, konsumsi makanan bergizi, serta minum obat secara teratur dan vitamin untuk segera memulihkan tubuh.

 

Baca juga: Olahraga Memiliki Beragam Manfaat Bagi Kecantikan 

Jumlah Asupan Karbohidrat dan Lemak yang Tepat untuk Pegiat Olahraga?