BERKENALAN DENGAN GULA DARAH DAN FUNGSINYA BAGI TUBUH
23 July 2018
Hidup Seimbangku
Share

BERKENALAN DENGAN GULA DARAH DAN FUNGSINYA BAGI TUBUH

            Gula darah atau dikenal juga dengan glukosa merupakan komponen gula utama yang ditemukan dalam darah. Tubuh mendapat asupan glukosa dari makanan yang dikonsumsi. Gula menjadi sumber energi penting, serta memberikan nutrisi ke organ tubuh, otot dan sistem saraf. Penyerapan, penyimpanan dan produksi glukosa diatur oleh proses kompleks yang melibatkan usus kecil, hati dan pankreas.

            Setelah seseorang mengonsumsi karbohidrat, glukosa akan masuk ke dalam aliran darah. Sistem endokrin membantu menjaga kadar glukosa aliran darah pankreas. Organ ini menghasilkan hormon insulin, melepasnya setelah seseorang mengonsumsi protein atau karbohidrat. Insulin mengirim kelebihan glukosa ke hati sebagai glikogen.

            Pankreas juga menghasilkan hormon yang disebut glukagon, yang meningkatkan kadar gula darah bila diperlukan. Menurut Johns Hopkins University Sol Goldman Pankreas Cancer Research Center, hormon insulin dan glukagon bekerja sama untuk menjaga keseimbangan glukosa.

            Dekstrosa juga merupakan gula. Ini secara kimia identik dengan glukosa tetapi terbuat dari jagung dan beras. Dekstrosa sering digunakan sebagai bahan pemanis dalam pembuatan produk kue dan makanan olahan. Dekstrosa juga memiliki tujuan pengobatan, dengan cara dilarutkan dalam larutan yang diberikan secara intravena untuk meningkatkan kadar gula darah seseorang.

            Kadar gula darah normal antara 80 – 99  mg/dl sebelum makan, dan 80 – 140 mg/dl setelah makan. American Diabetes Association mengatakan bahwa kebanyakan orang dewasa tidak hamil dengan diabetes harus memiliki kadar gula darah antara 80 – 130 mg/dl 1 – 2 jam setelah makan.

            Dalam kondisi yang disebut hipoglikemia, tubuh gagal menghasilkan gula yang cukup. Orang dengan gangguan ini membutuhkan perawatan ketika gula darah turun menjadi 70 mg/dl atau bahkan lebih rendah. Menurut Mayo Clinic, gejala hipoglikemia dapat berupa:

  • Sensasi kesemutan di sekitar mulut
  • Lemas
  • Berkeringat
  • Irama jantung yang tidak teratur
  • Kelelahan
  • Kulit pucat
  • Menangis saat tidur
  • Kegelisahan
  • Kelaparan
  • Mudah marah

 

           Seseorang dapat menjaga gula darahnya tetap terkontrol dengan cara menjaga berat badan, memperbaiki pola makan dan diet, olahraga setidaknya 30 menit setiap harinya, cukup asupan mineral, serta rutin memeriksakan kadar gula darah ke dokter.

 

Baca juga: Jalani Puasa yang Aman untuk Penderita Diabetes 

TIPS MENGONTROL DIABETES SAAT PUASA