Risiko Dehidrasi Saat Puasa Selama Ramadan
28 May 2018
Hidup Seimbangku
Share

Risiko Dehidrasi Saat Puasa Selama Ramadan

            Tubuh biasanya akan kehilangan banyak cairan, baik melalui urin maupun keringat. Untuk menggantikan cairan yang hilang tersebut biasanya dengan minum air putih kapan saja. Namun, tidak saat puasa.

            Saat puasa, Anda tentunya tidak akan bisa menggantikan cairan tubuh yang hilang dengan cara minum pada siang hari. Anda hanya akan bisa minum pada malam hari, saat buka puasa dan saat sahur.

            Kebutuhan asupan cairan yang dibutuhkan saat puasa dan tidak, sama banyaknya. Jika kebutuhan tersebut tidak terpenuhi, maka tubuh Anda akan mengalami dehidrasi. Terlebih lagi, cuaca panas yang biasanya terjadi saat Ramadan. Cuaca tersebut, selain dapat membuat tubuh dehidrasi, juga bisa menyebabkan tubuh menjadi kelelahan dan mual.

            Walaupun semua orang yang berpuasa memiliki risiko terkena dehidrasi, tapi orang dengan aktivitas fisik di luar ruangan, bahkan di bawah matahari, memiliki risiko dehidrasi yang lebih tinggi.

            Dehidrasi akan semakin parah, jika disertai juga dengan diare, muntah, demam tinggi atau bahkan meningkatnya pengeluaran urin.

            Anda bisa saja mengalami dehidrasi berat, dengan gejala, seperti bibir terlalu kering, kulit kering dan keriput, terus-menerus merasa lemah dan lesu, kurang konsentrasi, selalu ingin tidur secara berlebihan, sulit buang air kecil, sembelit, hingga gangguan pada detak jantung.

            Agar tubuh tidak mengalami dehidrasi saat puasa selama Ramadan, Anda bisa:

  • Minum cukup air sekitar 8 hingga 12 gelas saat sahur, buka puasa dan waktu di antara keduanya. Sebaiknya air yang Anda minum dalam kondisi hangat, agar lebih cepat diserap oleh tubuh.
  • Konsumsi buah dan sayuran yang tinggi cairan, seperti semangka, tomat, mentimun, dll.
  • Hindari penggunaan rempah dan garam berlebih dalam masakan. Banyak mengonsumsi garam dapat meningkatkan rasa haus saat siang hari dan menyerap cairan tubuh.
  • Hindari dari hidangan manis saat berbuka puasa. Kandungan gula dalam hidangan manis akan membuat Anda haus pada siang hari, serta menyerap cairan tubuh yang membuat Anda dehidrasi.
  • Kafein dan nikotin juga sebaiknya dihindari, karena meningkatkan jumlah cairan yang hilang dan rasa haus.

 

Baca juga: Miliki Kulit Tetap Berseri Selama Ramadan 

Kontrol Berat Badan Saat Puasa?