PANGKAS BERAT BADAN DENGAN CITARASA UMAMI
12 December 2018
Hidup Seimbangku
Share

PANGKAS BERAT BADAN DENGAN CITARASA UMAMI

            Terkait penurunan berat badan, sebagian besar orang terfokus pada mengelola metabolisme tubuh, mengatur pola makan dan membatasi asupan makanan. Namun, pernahkah kamu mempertimbangkan rasa makanan saat mengikuti program penurunan berat badan?

            Umami menjadi rasa kelima, setelah rasa manis, asam, pahit dan asin. Makanan dengan rasa umami digambarkan sebagai rasa yang kaya, kenyal dan gurih. Rasa umami juga dipercaya dapat meningkatkan rasa kenyang, sehingga mencegah makan berlebih.

 

Baca juga: Perbaiki Kualitas Tidur dan Berat Badan dengan Asupan Protein

 

             Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam American Journal of Clinical Nutrition, menyimpulkan bahwa rasa umami dapat membuat makanan lebih lezat dan mempercepat timbulnya rasa kenyang.

             Jika kamu masih bingung mengenai seperti apa rasa umami itu, kamu bisa membayangkan rasa makanan, seperti zaitun, keju, kacang, ikan, jamur dan daging yang diawetkan.

             Beberapa ahli percaya bahwa rasa kelima ini, umami, telah berkembang sebagai cara yang tidak sempurna untuk mendeteksi protein dalam makanan. Untuk itu, dilaksanakanlah sebuah studi penelitian, dengan meminta 27 peserta untuk mengonsumsi sarapan yang sama, namun dibagi menjadi dua kelompok berbeda. Satu kelompok mengonsumsi sarapan yang sudah dicampur dengan MSG, dan satu kelompok lainnya mengonsumsi sarapan tanpa campuran MSG.

              MSG atau monosodium glutamate merupakan peningkat rasa sintetis yang ditemukan dalam banyak makanan kemasan. MSG pada dasarnya adalah hasil proses laboratorium yang dibuat untuk menciptakan rasa umami.

 

Baca juga: Lebih Mudah Menjaga Berat Badan Di Usia 20-an

 

              Dalam studi tersebut, MSG digunakan untuk memberi rasa umami pada menu sarapan peserta. Setelah itu, setiap peserta disajikan makan siang yang sama. Para peneliti kemudian mengamati, bahwa para peserta yang mengkonsumsi sarapan ber-MSG akan mengonsumsi makan siang yang lebih sedikit, dibandingkan dengan peserta yang mengonsumsi menu sarapan tanpa MSG

              Berdasarkan penelitian tersebut, terdapat kesimpulan yang menyatakan bahwa umami dapat membantu mengatur rasa lapar, dan membuat seseorang mengonsumsi makanan dalam porsi yang lebih kecil. Jadi, jika kamu ingin menurunkan berat badan, bisa mempertimbangkan untuk menambahkan makanan dengan rasa umami dalam daftar menu.

              Perlu kamu ingat dan perhatikan, ya. Penelitian di atas hanya mencoba menemukan pengaruh dari rasa umami yang dimiliki MSG. Bukan berarti disarankan untuk mengonsumsi MSG. Karena MSG sendiri merupakan peningkat rasa sintetis yang lebih banyak memicu timbulnya masalah kesehatan di kemudian hari, jika dikonsumsi secara berlebihan dan terus-menerus. Jadi, sebaiknya carilah pilihan menu makanan lain, yang memiliki rasa umami, seperti jamur, teh hijau, tomat, kedelai, kentang, wortel, keju parmesan dan berbagai menu dengan rasa umami lainnya.

 

Baca juga: Ingin Turunkan Berat Badan Dengan Cepat? Kontrol 6 Hormon Berikut