Menurunkan Berat Badan Tidak Selalu Menyenangkan
06 April 2018
Hidup Seimbangku
Share

Menurunkan Berat Badan Tidak Selalu Menyenangkan

            Berat badan yang ideal menjadi dambaan bagi setiap wanita. Namun, untuk mendapatkan berat badan ideal tidak selalu menyenangkan. Banyak kebiasaan yang diubah, seperti pola makan, jenis makanan yang dikonsumsi hingga olahraga.

            Bentuk tubuh dan berat badan ideal yang didapatkan memang seharusnya menghasilkan kebahagiaan tersendiri bagi seseorang. Namun untuk mendapatkan hal tersebut kebanyakan orang akan merasakan seperti penderitaan dan perasaan yang tidak menyenangkan.

            Berdasarkan hasil dari sebuah studi di University College London menyatakan bahwa ketika seseorang berhasil menurunkan berat badannya dan mendapatkan tubuh yang ideal, orang tersebut justru menjadi orang yang lebih cenderung mengalami depresi.

            Menurut Jennifer Carter, seorang psikolog yang mengkhususkan diri dalam merawat pasien dengan gangguan makan di Ohio State mengatakan, orang yang melakukan penurunan berat badan mengalami kondisi psikologi yang sama, sebelum dan sesudah mereka menurunkan berat badan. Justru mereka akan mengalami kecewa dan frustasi paska penurunan berat badan, karena proses penurunan berat badan yang membuatnya ‘tersiksa’ dan tidak bahagia, karena mereka menganggap ‘tidak bisa menikmati hidup’.

            Orang yang menurunkan berat badan sesungguhnya sedang menahan gejolak nafsu makan yang biasa mereka lakukan. Seseorang yang menurunkan berat badan dengan cara menahan nafsu makan yang berlebihan merupakan cara yang salah. Bisa jadi ia berpedoman pad acara penurunan berat badan yang salah, sehingga akan menimbulkan stres, perasaan tidak nyaman, kemungkinan berat badan naik secara drastis kembali, hingga kemungkinan mengidap penyakit seperti maag.

            Nafsu makan yang berlebihan sebelumnya ternyata bisa dialihkan, bukan dihentikan. Jika biasanya nafsu makan dituntaskan dengan mengonsumsi junk food atau makanan tinggi lemak rendah nutrisi lainnya, sebaiknya ubah dengan mengonsumsi buah-buahan atau sayuran kaya akan serat dan vitamin. Anda dapat terus memuaskan nafsu makan yang bergejolak, tanpa memicu timbulnya penyakit dan menyusahkan diri sendiri.           

            Selain itu, seimbangkan konsumsi makanan sehat dengan kegiatan fisik dan emosional yang tidak akan membuat Anda depresi dan stres. Mulailah dengan berolahraga ringan selama beberapa menit, dan tingkatkan secara berkala, agar tubuh tidak kaget dan Anda tidak menjadi kesal dengan berolahraga.

 

Baca juga: Metode Diet Air Putih untuk Menurunkan Berat Badan 

Supaya Diet Jadi Happy?