MENGONSUMSI FAST FOOD MEMBUAT LEBIH SULIT HAMIL
20 July 2018
Hidup Seimbangku
Share

MENGONSUMSI FAST FOOD MEMBUAT LEBIH SULIT HAMIL

            Makanan yang dikonsumsi seorang wanita juga memiliki kontribusi terhadap tingkat keberhasilan untuk hamil.

            Wanita yang secara teratur mengonsumsi fast food dua kali lebih berisiko mengalami infertilitas, kegagalan mengalami kehamilan setelah berhubungan suami-istri, pada usia subur. Terlebih lagi, jika tidak diimbangi dengan cukup mengonsumsi buah dan sayur, maka akan meningkatkan risiko infertilitas sebesar 50 persen.

            Dr. Raj Mathur, sekretaris dari British Fertility Society mengatakan bahwa pola diet secara keseluruhan dapat mempengaruhi kesuburan. Fast food sangat buruk bagi kesuburan, lain halnya dengan sayur dan buah yang sangat baik untuk kesuburan.

            Penelitian yang dipublikasikan 3 Mei 2018 dalam jurnal Human Reproduction, melibatkan hampir 5.600 wanita dengan rentang usia antara 18 – 43 tahun, yang berasal dari Australia, Selandia Baru, Inggris dan Irlandia. Semua wanita tersebut sedang berada dalam tahap awal masa kehamilan pertama.

            Bidan yang merawat para wanita tersebut diinstruksikan untuk mewawancarai mengenai diet dan pola makan para wanita beberapa bulan sebelum akhirnya mereka hamil. Hasilnya, sebanyak 8 persen wanita masuk ke dalam kategori tidak subur, karena mendapatkan kehamilan lebih dari satu tahun pernikahan..

            Penyebab utama yang ditemukan dalam penelitian tersebut adalah risiko infertilitas. Kurangnya asupan buah dan sayur menjadi penyebab utama para wanita tersebut sulit untuk hamil. Peningkatan kemungkinan kegagalan untuk mendapatkan kehamilan dari 8 persen menjadi 16 persen, terjadi pada wanita yang makan empat porsi atau lebih makanan cepat saji setiap minggunya.

            Kemungkinan untuk mendapatkan kehamilan akan menjadi lebih cepat terjadi, jika wanita makan buah dan sayur sebanyak tiga kali atau lebih dalam sehari. Dan, hampir tidak pernah mengonsumsi makanan cepat saji.

            Usia, wanita perokok, mengonsumsi alkohol dan indeks massa tubuh menjadi faktor lain yang bisa menyebabkan seorang wanita tidak kunjung mendapatkan kehamilan. Selain itu, kandungan asam lemak dalam darah juga dapat mempengaruhi kualitas telur yang akan dibuahi.

 

Baca juga: 6 BUAH YANG BAIK DIKONSUMSI SAAT HAMIL 

IBU HAMIL RENTAN DEHIDRASI, KENALI GEJALANYA!?