MENGAPA SERAT BISA MENYEHATKAN?
11 October 2017
Hidup Seimbangku
Share

MENGAPA SERAT BISA MENYEHATKAN?

Seringkali Anda mendengarkan anjuran untuk mengonsumsi bahan makanan sumber serat seperti buah, sayuran, serelia utuh dan kacang-kacangan. Serat selama ini identic dengan konstipasi, tapi makanan sumber serat ini juga memiliki manfaat yang luas misalnya menjaga berat badan, mencegah penyakit kronik dan menyehatkan kulit.

Sayangnya, konsumsi serat orang Indonesia tergolong kurang. Menurut data Riset Kesehatan Dasar 2013, hanya 5 persen orang Indonesia yang rutin makan sayur dan buah setiap hari. Padahal, konsumsi buah dan sayuran yang rendah meningkatkan risiko terhadap penyakit-penyakit tidak menular seperti jantung, diabetes, dan juga stroke.

Buah dan sayur penting dikonsumsi setiap hari. Bukan hanya sebagai sumber vitamin dan mineral tp juga serat yang diperlukan bagi saluran pencernaa, mulai dari mulut hingga ke usus.

Serat perlu dikunyah dengan cermat. Proses mengunyah ini merangsang keluarnya enzim-enzim pencernaan. Di usus, serat membantu mengikat kolesterol dan zat tidak diinginkan dan mengeluarkannya dari tubuh bersama ampas makanan.

Selain itu, vitamin dan mineral dalam buah dan sayuran juga mengandung antioksidan yang diperlukan untuk daya tahan tubuh dan kesehatan kulit. Seperti vitamin A dan C dalam buah juga bisa merangsang produksi kolagen yang akan menjaga elastisitas kulit.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), secara umum konsumsi sayuran dan buah-buahan yang dianjurkan untuk hidup sehat adalah 400 gram per orang per hari, yang terdiri dari 250 gram sayur (setara dengan 2 porsi atau 2 gelas sayur setelah dimasak dan ditiriskan) dan 150 gram buah.

Asupan buah itu setara dengan 3 buah pisang ambon ukuran sedang atau 1 potong pepaya ukuran sedang atau 3 buah jeruk ukuran sedang.

Nah Ladies, gampang kan mengasup serat yang ternyata punya banyak manfaat untuk tubuh.