Diet Sukses Selama Bulan Ramadan
28 May 2015
Hidup Seimbangku
Share

Diet Sukses Selama Bulan Ramadan

Minuman dingin, manis, dan makanan gorengan tentu jadi beberapa hal yang paling sering dipilih sebagai makanan pembuka puasa. Saat sahur pun kadang makanan yang disajikan hanya makanan seadanya yang teknik memasaknya mudah dan cepat karena waktu sahur yang terbatas. Belum lagi jumlah makanan yang dimakan setelah berbuka puasa kadang tak sesuai porsi yang cukup karena terlalu lapar. Padahal, tubuhmu tetap perlu asupan yang tepat dan pola makan yang baik selama puasa agar tak mengganggu kesehatan pencernaan karena kebiasaan makan yang berubah waktunya. Apalagi, jika kamu sedang dalam program diet. Memilih makanan yang tepat, dengan gizi yang seimbang tanpa perlu takut mengganggu kesehatan selama berpuasa, harus direncanakan dengan baik sebelum tibanya bulan puasa. Jadi, apa saja asupan yang baik untuk dikonsumsi selama bulan puasa bagi kamu yang sedang diet?

Konsumsi karbohidrat kompleks

Nasi beras merah biasanya adalah nasi pilihan bagi kamu yang sedang dalam program diet. Jadi, ada baiknya kamu memakan nasi beras merah dan bahan makanan lain yang mengandung karbohidrat kompleks (seperti roti gandum, ubi, atau kacang-kacangan) saat sahur atau berbuka puasa, agar tubuh tetap mendapatkan energi yang cukup meskipun siang hari tak makan dan minum. Yang perlu diingat adalah, jangan langsung makan dengan porsi besar sesaat setelah buka puasa.

Buka puasa dengan kurma dan air putih

Mulailah menghindari teh manis dan minuman lain yang banyak mengandung gula untuk berbuka puasa. Gantilah dengan segelas air putih dan kurma. Kamu juga bisa menambahkan madu untuk berbuka puasa. Kreasikanlah menu buka puasamu semenarik mungkin untuk disantap. Setelah shalat Maghrib, lanjutkan dengan makanan yang porsinya lebih berat. Pola makan tiga kali sehari seperti sarapan, makan siang, dan makan malam, selama bulan puasa akan berubah menjadi saat sahur, buka puasa, dan setelah buka puasa. Jadi, pastikan hidangan untuk makan malammu setelah buka puasa bukan hanya makanan berat yang mengenyangkan saja, ya.

Konsumsi serat dari buah-buahan dan sayuran

Makanan kaya serat dibutuhkan tubuh untuk menambah kalori siang hari, jadi usahakan untuk mengonsumsi sayur dan buah yang cukup saat sahur dan berbuka puasa. Buah yang banyak mengandung air, yang kamu konsumsi saat sahur, bisa membantu kamu menjaga tubuh dari dehidrasi. Pilih juga buah yang manisnya alami supaya tidak mengganggu kesehatan tenggorokanmu selama berpuasa.

Selain semua itu, jangan lupa juga untuk tetap berolahraga kecil di sela-sela waktu senggangmu. Tidak perlu olah fisik yang berat seperti lari pagi setelah sahur, berjalan kaki di pagi hari sambil beraktivitas seperti biasa pun bisa dilakukan tanpa takut kelelahan, haus, atau lapar setelahnya. Yang terpenting adalah sediakan juga multivitamin sesuai dengan kebiasaanmu. Minum saat sahur dan buka puasa untuk membantumu menjaga tubuh agar tetap fit.

Jika kebiasaan ini dijaga hingga menjelang akhir bulan puasa, tak hanya berat badan ideal yang kamu dapatkan, juga tubuh yang sehat dan selalu segar akan selalu kamu rasakan. Rencanakan pola makan yang lebih teratur lagi setelah bulan puasa berakhir agar tubuh tetap ideal dan sehat. Karena diet bukan berarti hanya menurunkan berat badan saja, tapi lebih kepada menjaga tubuh agar tetap ideal dan sehat. Jadi, jika ingin sukses diet, sudah mulai siap merencanakan pola makan sehat dan teratur di bulan puasa?

Tags diet ramadan