Cara Salah Minum Teh Yang Dapat Meningkatkan Risiko Kanker Kerongkongan
23 April 2018
Hidup Seimbangku
Share

Cara Salah Minum Teh Yang Dapat Meningkatkan Risiko Kanker Kerongkongan

            Teh memang mengandung sejumlah senyawa yang dapat mencegah kanker. Namun jika diolah dan dinikmati dengan cara yang salah, teh justru akan meningkatkan risiko terkena kanker.

            Sebuah studi baru yang diterbitkan di Annals of Internal Medicine menemukan sebuah gaya hidup yang berhubungan antara cara minum teh dengan risiko terhadap kanker, yakni minum teh panas, serta akan diperburuk jika Anda merupakan seorang perokok dan mengonsumsi alkohol.

            Seseorang yang rutin merokok dan minum teh panas setidaknya satu gelas sehari, maka memiliki risiko lima kali lipat lebih tinggi terkena kanker kerongkongan, dibandingkan dengan mereka yang tidak melakukan kegiatan tersebut.

            Jun Lv, seorang profesor epidemiologi dan biostatistik di Sekolah Kesehatan Masyarakat Peking di China menemukan hubungan antara konsumsi teh dengan suhu tinggi dengan risiko kanker kerongkongan, akan meningkat dan diperparah jika dibarengi dengan merokok dan/atau mengonsumsi alkohol.

            Dalam penelitian tersebut, para peneliti menganalisis lebih dari 456.000 orang dewasa dengan rentang usia antara 30 – 79 tahun yang tidak menderita kanker pada awal penelitian. Para peserta tersebut ditanyai seputar rutinitas minum teh, alkohol dan merokok.

            Seluruh peserta kemudian mengikuti proses penelitian selama sembilan tahun, untuk mengetahui perkembangan kanker kerongkongan yang terkait dengan pola minum teh, alkohol dan merokok. Sekitar 1.700 orang peserta melakukannya, mengonsumsi teh, alkohol dan merokok.

            Para peneliti menemukan bahwa peserta yang rutin minum teh panas, alkohol dan merokok memiliki risiko terkena kanker kerongkongan lebih tinggi. Sedangkan, pada peserta yang hanya minum teh panas tidak terdapat peningkatan kanker kerongkongan yang signifikan.

            Teh panas diketahui dapat merusak jaringan yang melapisi kerongkongan, sehingga dapat meningkatkan kemungkinan timbulnya penyakit seperti kanker, apalagi jika disertai dengan minum alkohol dan/atau merokok. Rutin mengonsumsi teh panas akan memperparah terjadinya iritasi berulang pada kerongkongan.

             Pada tahun 2016, Organisasi Kesehatan Dunia menyimpulkan bahwa minum minuman panas dengan suhu di atas 65 derajat Celcius, termasuk teh, terkait dengan peningkatan risiko kanker kerongkongan. Namun, teh hijau secara umum dikaitkan dengan risiko kanker yang lebih rendah.

 

Baca juga: 8 CARA ALAMI OBATI SESAK NAFAS TANPA OBAT 

Mitos Penyebab Kangker Payudara?