BISAKAH POLA MAKAN MEMBANTU MENUNDA MASA MENOPAUSE?
27 August 2018
Hidup Seimbangku
Share

BISAKAH POLA MAKAN MEMBANTU MENUNDA MASA MENOPAUSE?

            Beberapa makanan yang dikonsumsi bisa saja menunda atau bahkan mempercepat datangnya masa menopause pada seorang wanita. Sebut saja kacang polong dan kacang hijau, serta beberapa jenis ikan, seperti salmon, sarden dan makarel, menjadi beberapa makanan yang dapat menunda datangnya masa menopause. Sementara itu, karbohidrat olahan, seperti pasta dapat mempercepat datangnya masa menopause.

            Menopause dini terkait dengan risiko terserang penyakit jantung, osteoporosis dan depresi. Walaupun begitu, menopause dini juga dapat melindungi seorang wanita dari risiko terserang kanker tertentu, termasuk kanker payudara, endometrium dan ovarium.

            Lebih dari 35.000 wanita dengan rentang usia antara 35 – 69 tahun diikutsertakan dalam sebuah penelitian yang dilakukan di Inggris, Skotlandia dan Wales. Penelitian berupa survei ini menginstruksikan para peserta untuk menjawab pertanyaan tentang faktor-faktor kesehatan yang mungkin mempengaruhi menopause, termasuk pola makan, riwayat berat badan, rutinitas olahraga, riwayat reproduksi dan penggunaan terapi penggantian hormon.

            Empat tahun kemudian, para peneliti menindaklanjuti para peserta dan bertanya pada usia berapa wanita itu telah mencapai menopause. Sekitar 14.000 wanita ikutserta dalam penelitian lanjutan tersebut. Hasilnya, 914 wanita melaporkan bahwa mereka telah mengalami menopause alami selama periode empat tahun, ketika mereka berusia antara 40 – 65 tahun. Rata-rata, para wanita mencapai menopause pada usia 51 tahun.

            Dalam kesehariannya, para peserta selalu menyertakan ikan, seperti salmon, dalam menu makanan mereka. Hal ini dikaitkan dengan penundaan masa menopause sekitar tiga tahun. Sedangkan, jika rutin mengonsumsi kacang polong segar setiap harinya dikaitkan dengan penundaan menopause sekitar satu tahun. Sebaliknya, bagi peserta yang menambahkan karbohidrat olahan dalam menu makan mereka dikaitkan dengan mempercepatnya masa menopause, yakni 1,5 tahun lebih awal.

            Para peserta juga dibagi menjadi beberapa kelompok kecil, seperti kelompok vegetarian dan non-vegetarian. Hasilnya, wanita non-vegetarian lebih banyak mengonsumsi camilan tidak sehat setiap harinya, seperti keripik dan makanan yang dipanggang. Ini dikaikan dengan masa menopause lebih cepat dua tahun, dibandingkan dengan wanita vegetarian. Selain itu, terdapat kelompok yang terdiri dari wanita tanpa anak yang mengonsumsi anggur dan daging unggas, seperti ayam, lebih banyak. Hasilnya, wanita tersebut cenderung mengalami penundaan masa menopause.

            Makanan tertentu, seperti anggur, kacang-kacangan dan ikan dikaitkan dengan penunda masa menopause, karena mengandung antioksidan yang berperan penting dalam proses pematangan dan pelepasan telur.

            Sebaliknya, karbohidrat olahan meningkatkan risiko resistensi insulin, yang dapat mengganggu aktivitas hormon seks dan meningkatkan kadar estrogen. Ini menjadi faktor yang dapat meningkatkan jumlah siklus menstruasi dan menguras pasokan telur lebih cepat.

 

Baca juga: 8 TANDA-TANDA WANITA MEMASUKI MASA MENOPAUSE 

PESAN DARI TUBUH MEMILIKI POLA MAKAN BURUK