BENARKAH KITA HARUS MAKAN 3 KALI SEHARI?
03 October 2017
Hidup Seimbangku
Share

BENARKAH KITA HARUS MAKAN 3 KALI SEHARI?

Perilaku makan seseorang adalah salah satu faktor penentu kesehatan yang paling besar. Sebagian orang menunda makan bahkan ada yang tidak makan karena akasan diet, hal ini justru akan membuat tubuh bekerja keras memasok “bahan bakar” untuk menunjang kerja otak, hati, ginjal dan beberapa organ tubuh lainnya. Dengan demikian cara tersebut tidak akan membantu menurunkan berat badan tapi justru berbahaya bagi tubuh.

Seperti diketahui, umumnya waktu makan ada 3 yaitu sarapan, makan malam dan siang. Kebiasaan makan tersbut tampaknya masih dianggap sebagai sebuah kewajiban yang dilakukanoleh banyak orang. Tidak jarang, hal ini memunculkan pertanyaan, mengapa kita harus makan 3 kali dalam sehari? Kenapa tidak 2 atau 4 kali? Atau bahkan lebih.

Ternyata nih Ladies, makan tiga kali awalnya berasal dari kebiasaan masyarakat Eropa yang pada akhirnya menjadi pola makan dunia baru. Oleh karena itu, dalam konteks kebiasaan, pola makan tiga kali dalam sehari ini tidak lepas dari kebiasaan yang dibentuk oleh masyarakat pada zaman dahulu.

Selain itu, revolusi Industri di Inggris pada pertengahan abad 19 mengubah masyarakat menjadi lebih modern. Salah satu ciri kemodernannya ini adalah terciptanya gaya hidup yang terstruktur alias berpola. Tidak terkecuali dengan urusan makan. Saat itu, para pekerja dipatok jam kerja yang ketat, maka mereka membiasakan sarapan untuk mengisi tenaga sepanjang hari. Semua pekerja melakukannya tanpa kecuali, bahkan atasan mereka pun ikut menerapkanya.

Karena banyak pekerja yang menghabiskan waktu dari pagi hingga sore untuk bekerja, kebiasaan makan ini pun berlanjut, sehingga muncul jam makan siang sampai jam makan malam untuk memenuhi kebutuhan energi mereka.

Itulah mengapa hingga saat ini budaya makan tersebut diterapkan oleh hampir semua masyarakat di dunia.

Ladies, pada dasarnya berapa pun jumlah makan dalam sehari yang Anda lakukan, yang terpenting adalah Anda makan secara teratur. Jadi, sebenarnya tidak ada tolak ukur yang benar-benar sesuai untuk diterapkan oleh setiap orang. Hal ini dikarenakan, setiap orang punya jam makan yang berbeda, tergantung pada kebutuhan dan jenis aktivitas yang dilakukannya setiap harinya.

Selama 24 jam sehari, seluruh organ dan sistem tubuh sibuk bekerja. Dalam waktu yang panjang ini, tubuh akan terus menerus membakar bahan bakar. Meski Anda tidak selalu makan setiap menit, biasanya tubuh akan menyimpan beberapa bahan bakar yang berasal dari makanan yang Anda makan, kemudian menyimpannya untuk digunakan sekarang atau waktu berikutnya.

Jadi, berapa kali idealnya makan dalam sehari? Jawabannya adalah semua bergantung pada kebutuhan tubuh Anda. Jika Anda suka makan dengan porsi sedikit, maka makanlah sebanyak 5-7 kali atau setiap 2-3 jam sekali. Sementara jika Anda tidak nyaman saat makan dengan porsi sedikit, makanlah 3 kali dalam sehari dengan porsi yang normal.

Ingat, yang terpenting adalah Anda makan secara teratur dan perhatikan porsi makannya. Serta jangan lupa untuk tetap rajin berolahraga guna membakar tumpukan lemak berbahaya dan membuat tubuh selalu sehat dan bugar. Jangan lupa cukupi kebutuhan tubuh dengan minum air putih yang sehat, higenis dan baik untuk menetralkan sifat asam dalam tubuh akibat mengonsumsi makanan yang tidak sehat.