Tanda Tubuh Mengeluarkan Keringat Berlebih
09 May 2018
Hidup Seimbangku
Share

Tanda Tubuh Mengeluarkan Keringat Berlebih

            Keringat merupakan respon normal tubuh terhadap panas atau pada suatu kecemasan. Namun, bisa saja tubuh mengeluarkan keringat berlebih dapat menimbulkan ketidakpercayaan diri, serta memicu tubuhnya bakteri yang akan menyebabkan bau tidak sedap.

            Hiperhidrosis atau keringat berlebih bisa saja keluar tanpa seseorang melakukan kegiatan yang dapat memicu keluarnya keringat, seperti kepanasaan atau berolahraga. Tidak hanya dari ketiak, keringat berlebih bisa saja keluar pada telapak tangan, kaki bahkan hingga menetes dari wajah ke leher.

            Tipe keringat berlebihan tidak wajar yang lebih serius disebut hiperhidrosis sekunder, yang menandakan disfungsi sistem saraf pusat atau perifer. Jenis keringat berlebihan ini umumnya merupakan akibat dari kondisi medis termasuk diabetes, serangan jantung, infeksi, gula darah rendah, gangguan sistem saraf, beberapa jenis kanker hingga masalah tiroid.

            Sebuah studi yang diterbitkan di American Academy of Dermatology menemukan bahwa hiperhidrosis primer meningkatkan risiko infeksi bakteri dan jamur pada kulit. Jika sudah menyadari bahwa kamu mengeluarkan keringat berlebih yang tidak wajar sebaiknya segera periksakan diri ke dokter untuk menghindari kemungkinan terjadinya infeksi.

            Untuk lebih jelasnya lagi, berikut ini terdapat beberapa tanda hiperhidrosis atau keringat berlebih yang tidak wajar:

 

Pakaian yang dikenakan tidak pernah kering

            Keringat selalu keluar begitu saja tiap menit, bahkan detik, hingga membuat pakaian yang kamu kenakan selalu basah.

 

Deodoran tidak cukup menahan keluarnya keringat pada ketiak

            Disebabkan terlalu berlebihannya keringat yang dikeluarkan pada ketiak, membuat kandungan antiperspirant pada deodoran tidak cukup menahan keluarnya keringat pada ketiak.

 

Selalu berkeringat, bahkan setelah mandi

            Merasa tidak nyaman menggunakan pakaian basah untuk waktu yang cukup lama membuat kamu selalu ingin mandi. Berharap keringat akan berhenti setelah mandi, tapi ternyata salah. Kamu tetap berkeringat, bahkan sesaat setelah mandi.

 

Keringat pada tangan

            Keluarnya keringat pada tangan disebut juga dengan Palmar Hiperhidrosis. Kelenjar keringat juga banyak terdapat pada tangan. Kondisi ini akan membuat seseorang sangat tidak nyaman, bahkan kesulitan untuk memegang sesuatu atau mengemudikan kendaraan, karena keringat membuat tangan menjadi licin.

 

Kaki berkeringat

            Beberapa orang bahkan mengeluarkan keringat berlebih hingga kaki, atau disebut juga plantar hyperhidrosis. Saat kaki terlalu banyak mengeluarkan keringat, maka akan menyebabkan kaus kaki dan sepatu menjadi basah, sehingga akan membuat seseorang merasa licin saat berjalan dan merasa seperti sedang menginjak genangan air. Kaki yang mengeluarkan keringat berlebih biasanya akan menyebabkan cepatnya pertumbuhan bakteri, sehingga menyebabkan bau kaki.

 

            Untuk menggantikan cairan tubuh yang hilang melalui keringat berlebih, kamu perlu rutin minum TOTAL 8+ setiap hari. Selain dapat menggantikan cairan tubuh, TOTAL 8+ juga dapat menetralkan pH tubuhmu yang asam.

 

Baca juga: Kaus Kaki Menurunkan Risiko Kaki Terinfeksi Jamur 

ATASI RASA BOSAN BEROLAHRAGA DENGAN KOMBINASI PILATES DAN BOXING, PILOXING?

Tags