Pijat Bisa Kurangi Depresi
20 March 2019
Hidup Seimbangku
Share

Pijat Bisa Kurangi Depresi

                                                                                                                     Tidak Hanya Relaksasi, Pijat Bisa Kurangi Depresi

                  Saat tubuh terasa pegal dan pikiran penat, pergi pijat adalah salah satu pilihan yang tepat untuk relaksasi sekaligus memanjakan diri. Tubuh merasa pegal dan lelah karena bisa saja kamu melakukan banyak aktivitas yang terlalu berat, jika terlalu lelah kita cenderung merasa stress. Stress yang berkepanjangan bisa saja menimbulkan depresi. 

                  Menurut jurnal penilitian, rasa depresi bisa dikurangi dengan pijat. Karena saat pijat, otot dan syaraf tubuh kita jadi lebih rileks dari sebelumnya. Selain itu, stress dan depresi juga membuat kamu susah tidur, ada rasa cemas ketika kamu mencoba untuk memejamkan mata secara utuh. Biasanya setelah pijat, tubuh kita juga akan terasa ringan dan bisa tidur nyenyak.  

                  Namun selain menghilangkan rasa pegal, ternyata pijat juga memiliki manfaat lain seperti membantu mengurangi depresi. Menurut Journal of Clinical Psychiatry tahun 2010, pijat diyakini ampuh untuk menurunkan hormon stress ( hormon kortisol ) dalam tubuh sehingga gejala kecemasan dan depresi dapat berkurang. Sehingga kecemasan dan gejala lainnya seperti mual akan berkurang. 

                  Karena pijat terbukti dapat mengurangi depresi, di Swedia ada jenis pijat yang dapat membantu merangsang hormone serotonin atau biasa disebut dengan hormone kebahagiaan.  Sementara itu sebuah penelitian yang dilakukan periset dari Taiwan, dirinya membuat perbandingan dari dampak terapi pijat dengan terapi lainnya, seperti herbal China, olahraga relaksasi atau beristirahat, yang dilakukan terhadap para pasien yang menderita depresi. 
Tags beauty