Obat Luar Manakah yang Lebih Tepat untuk Mengobati Jerawat?
06 July 2018
Hidup Seimbangku
Share

Obat Luar Manakah yang Lebih Tepat untuk Mengobati Jerawat?

            Anda memiliki wajah yang berjerawat dan komedo? Anda bisa menggunakan bahan pembersih muka dan obat-obatan khusus jerawat yang mengandung asam salisilat dan benzoil peroksida.

Asam salisilat dan benzoil peroksida merupakan dua bahan yang paling banyak digunakan untuk mengobati jerawat, baik untuk menghilangkan jerawat ringan maupun mencegah timbulnya jerawat di kemudian hari.

            Asam salisilat berfungsi paling baik untuk menghilangkan komedo, baik komedo hitam maupun komedo putih. Bila digunakan secara teratur, bahan ini bisa membantu mencegah pembentukan komedo.

Benzoil peroksida merupakan bahan yang paling efektif untuk menyembuhkan dan mencegah jerawat, mulai dari jerawat ringan hingga jerawat yang sedang meradang. Selain itu, benzoil peroksida juga dapat membantu menghilangkan kelebihan minyak dan sel kulit mati di wajah, serta membantu membunuh bakteri penyebab jerawat di bawah kulit.

            Umumnya, kedua bahan ini bisa saja menimbulkan efek, seperti kulit kering dan iritasi. Bahkan dalam beberapa kasus berat bisa saja menimbulkan pembengkakan ekstrem hingga kesulitan bernapas. Jika sudah mengalami hal tersebut, sebaiknya segeralah hubungi dokter.

            Selain itu, efek samping lain dari asam salisilat, seperti gatal-gatal, kulit mengelupas dan kesemutan. Sedangkan, untuk benzoil peroksida bisa menghasilkan kulit yang lebih kering dibandingkan penggunaan asam salisilat. Benzoil peroksida sangat tidak disarankan untuk digunakan oleh orang dengan kulit sensitif.

            Secara keseluruhan, kedua bahan tersebut aman untuk digunakan. Namun, untuk Anda yang memiliki penyakit ginjal, diabetes ataupun penyakit hati sebaiknya konsultasi dulu ke dokter. Walaupun kedua bahan tersebut aman digunakan walaupun saat masa kehamilan, namun untuk asam salisilat tidak disarankan untuk digunakan oleh seseorang yang alergi terhadap aspirin.

            Untuk penggunaan, asam salisilat paling tepat digunakan pada pagi dan malam hari. Sedangkan untuk benzoil peroksida, mulailah dengan konsentrasi 5 persen. Jika dalam waktu enam minggu tidak terlihat perubahan pada jerawat, konsentrasi bisa Anda naikkan menjadi 10 persen.

            Benzoil peroksida dapat digunakan hingga dua kali dalam sehari. Setelah wajah dibersihkan dan dikeringkan, Anda bisa menggunakan krim muka yang mengandung benzoil peroksida tipis saja. Biarkan beberapa detik hingga mengering, setelah itu baru Anda bisa mengaplikasikan pelembap wajah.

            Anda bisa menggunakan asam salisilat dan benzoil peroksida bersamaan, namun di waktu yang berbeda, karena jika digunakan berbarengan akan meningkatkan kemungkinan kulit menjadi lebih kering, kemerahan dan pengelupasan yang berlebihan.

 

Baca juga: 8 KEBIASAAN YANG HARUS DIHINDARI SAAT BERJERAWAT 

BUKAN HANYA JERAWAT BATU, INILAH JENIS JERAWAT YANG JARANG DIKETAHUI